"Introspeksi Ke Dalam Sebelum Membuat Keputusan"
Membuat keputusan merupakan suatu hal yang sulit dan tidak gampang.
Apalagi membuat keputusan di saat yang genting, pasti keputusan itu butuh
pertanggungjawaban yang penuh. Sebuah keputusan yang keluar begitu saja pasti
akan sangat menyusahkan apabila salah ambil keputusan.
Keputusan merupakan kesepakatan akhir yang telah dibuat oleh seseorang
atau lebih. Dapat dikatakan bahwa keputusan bisa dibuat oleh siapa saja dan
tidak boleh dilarang. Karena membuat keputusan adalah hak setiap orang. Dengan
keputusan, suatu rencana atau misi dapat dijalankan. Maka dari itu, pengambilan
keputusan merupakan hal yang sangat penting dan tidak bisa diganggu gugat.
Sebelum membuat keputusan, setiap orang hendaknya introspeksi terlebih
dahulu. Maksudnya, seseorang yang ingin mengambil keputusan sebaiknya berkaca
pada diri sendiri terlebih dahulu. Apakah dalam membuat keputusan dirinya sudah
layak atau belum, lalu apakah dirinya mampu untuk mempertanggungjawabkan
keputusannya itu.
Membuat keputusan tidak boleh dianggap sepele, karena membutuhkan
tanggung jawab besar di dalam keputusannya itu. Seseorang yang ingin mengambil
keputusan tidak boleh mementingkan egonya sendiri. Melainkan ia perlu mengutamakan
kepentingan bersama di dalam keputusan itu. Apakah keputusan akan berdampak
buruk bagi dirinya atau orang lain, semua itu harus dipikirkan sebelum membuat
keputusan.
Karena keputusan yang baik bisa membawa dampak yang baik pula untuk diri
sendiri maupun orang lain. Dengan keputusan yang bijak, maka keputusan bisa
memberikan arti yang baik untuk semua orang.
Memang tidak mudah untuk mengambil sebuah keputusan, karena nantinya si pengambil keputusan harus memikul beban tanggung jawab. Agar
keputusan yang tidak ambil salah, maka harus dipikirkan matang-matang. Jangan
mementingkan ego, dan berpikir panjanglah apakah keputusan itu sudah bijak atau
belum.
Jika masih ragu saat akan mengambil keputusan, tanyakan dahulu pendapat
orang lain. Anda bisa menanyakan pendapat orang lain dengan cara voting. Karena
dengan votinglah keputusan bisa diambil secara bersama-sama. Dengan begitu,
beban keputusan akan ditanggung bersama dan bukan sendirian.
Dari dahulu orang Indonesia memang menyukai voting dalam pengambilan
keputusan. Pengambilan suara terbanyak inilah yang dirasa adil dan mengena di
hati semua orang. Memang kadang ada yang tidak menyukai hal ini, karena
dianggap hanya mementingkan kesukaan. Namun jika dipikir beban keuputusanlah
yang bisa ditanggung bersama, jadi ringan.
Tidak jarang pula seseorang yang mengambil keputusan dengan mementingkan
egonya sendiri. Rasa egois yang tinggi dan kurang memperdulikan yang lain masih
mendarah daging di hati beberapa orang. Untuk itu hal ini akan menguntungkan
satu pihak yang mengambil keputusan itu sendiri.
Meskipun mengambil keputusan itu hal terberat, namun keputusan tidak
boleh dibuat secara sembarangan. Butuh orang lain yang andil dalam keputusan
tersebut, supaya lebih adil dan tidak mementingkan egonya sendiri.
Kadang beberapa orang yang mengambil keputusan secara bersama tujuannya
juga buruk. Hal inilah yang akan membuat kerugian banyak pihak. Jika banyak
orang membuat keputusan bersama-sama, dan keputusan itu buruk, sudah pasti
mereka seperti berbisnis. Berbisnis untuk mendapat keuntungannya sendiri tanpa
memerdulikan orang lain.
KKN merupakan salah satu dari keputusan yang salah. Karena keputusan ini
akan merugikan beberapa pihak. Namun yang diuntungkan dari keputusan ini adalah
orang yang tidak mau introspeksi diri. Dia hanya mementingkan nafsu duniawinya
tanpa berkaca terlebih dahulu. Ibarat kata orang yang melakukan KKN sudah tidak
memiliki rasa malu lagi.
KKN merupakan hal yang tidak boleh dilakukan namun masih banyak orang
yang melakukannya. Hal ini menunjukkan bahwa kesadaran akan introspeksi masih
kurang. Untuk itu perlu adanya pembinaan dan penyuluhan agar introspeksi bisa
dijalankan dengan baik.
Introspeksi merupakan kesadaran masing-masing yang perlu ada dalam diri
seseorang. Karena dengan introspeksi, seseorang akan lebih mengenal kelemahan
dirinya. Dengan begitu ia tidak akan sewenang-wenang untuk mengambil keputusan.
Introspeksi mungkin adalah hal yang sulit untuk dilakukan. Karena
introspeksi perlu dilakukan diri sendiri dengan merenung. Merenung adalah salah
satu cara yang bisa dilakukan agar seseorang mengenal lebih dekat dirinya.
Dengan merenungkan dirinya sendiri, seseorang bisa belajar apa itu introspeksi.
Semua orang tidak bisa melakukan introspeksi sendiri dengan mudah.
Karena introspeksi merupakan bagian hidup yang membutuhkan proses. Proses hidup
yang satu ini memang tidak mudah. Karena itu perlu waktu dan kesadaran hati
yang bisa melakukannya.
Dalam kenyataannya banyak orang yang telah melakukan apa itu
introspeksi. Banyak orang yang sudah sadar mengenai introspeksi yang harus
dilakukan. Memang mereka menganggap tidak mudah, namun bagi hatinya yang sudah
sadar pasti akan mudah melakukan apa itu introspeksi.
Bagi Anda yang ingin belajar introspeksi sebelum membuat keputusan,
tidak ada kata terlambat untuk belajar. Keputusan dapat berupa iya atau tidak,
jadi Anda bisa belajar dari yang sederhana saja. Dalam kehidupan ini mesti
menjawab ya atau tidak, jadi Anda bisa belajar dari hal itu.
Semua orang butuh introspeksi agar hidupnya lebih baik. Apalagi saat
mengambil keputusan, dengan introspeksi keputusan itu akan lebih bijak.
Janganlah takut untuk mulai mengambil keputusan yang besar. Karena hal tersebut
juga merupakan salah satu proses pembelajaran dari introspeksi.
Dengan belajar, yakin, pasti keputusan yang Anda buat akan lebih bijak.
Sehingga keputusan tidak akan merugikan banyak pihak. Karena keputusan yang
merugikan banyak pihak adalah keputusan yang gagal. Untuk itu marilah buat
keputusan yang berhasil dan dianggap menguntungkan untuk semua pihak.

No comments:
Post a Comment