Kedewasaan Seseorang Itu..
Dalam hidup, manusia akan melewati berbagai siklus dan tahapan, dimulai
sejak dilahirkan, hingga dia beranjak tua dan meninggal. Di dalam itu semua
terdapat cerita yang tidak bisa dibantahkan, milyaran manusia yang hidup di
bumi saat ini memiliki cerita yang berbeda satu sama lain, sama sekali tidak
ada yang sama.
Bukankah itu pertanda betapa luar biasanya Tuhan? Tapi yang akan menjadi
penjabaran kali ini, bukan tentang Tuhan yang begitu luar biasa. Tapi tentang
kamu, dan semua manusia.
Saat baru terlahir, kamu pasti hanya bisa menangis, beberapa waktu
selanjutnya kamu mulai bisa mencari air susu dari ibu kamu. Tapi disini kamu
tidak pernah tau seperti apa kamu akan tumbuh selanjutnya, perjalanan seperti
apa yang akan kamu lewati kelak. Inilah yang disebut sebagai tahapan atau
siklus kehidupan manusia, semuanya dimulai dari titik tidak tau apa-apa.
Kemudian setelah tahapan itu, kamu akan tumbuh dan berkembang menjadi
anak-anak, remaja, dewasa hingga menua. Mendengar kata dewasa, sebenarnya cukup
rancu, karena kata dewasa yang mewakili sifat seseorang berbeda dengan kata
dewasa yang menggambarkan usia seseorang.
Secara mudahnya, dewasa tidak dilihat dari usia, karena banyak orang
yang lebih muda justru bisa bersikap lebih dewasa. Dan dibalik sifat dewasa
seseorang, pasti ada hal yang mendasarinya. Kedewasaan seseorang itu tidak bisa
dipaksakan, apalagi dibuat-buat. Kedewasaan selalu hadir dengan cerita panjang
di belakangnya.
Berikut ini adalah beberapa hal yang memungkinkan membentuk karakter
seseorang menjadi lebih dewasa.
§
Hidupnya
tidak mudah
Faktor pertama yang bisa menjadi bagian penting kedewasaan seseorang
adalah kehidupannya sendiri. Kamu perlu tahu, manusia sebenarnya tidak
diciptakan untuk melewati kehidupan dengan mudah. Kehidupan sejatinya tidak
pernah mudah, hanya kekuatanmu sendiri yang membuat kamu bisa melewati
kehidupan yang sulit.
Seseorang yang terbiasa menghadapi masalah di dalam hidupnya, baik
disadari atau tidak, akan membentuk sikapnya menjadi lebih dewasa. Dalam hal
ini, kedewasaan seseorang itu tentang ketenangan. Tenang dan tidak melakukan
apa-apa adalah dua hal yang berbeda, jadi kamu perlu membedakan hal itu.
Biasanya orang yang melewati hidupnya yang tidak mudah, akan memiliki ketenangan
yang jauh lebih baik. Dia tidak akan kaget menghadapi sesuatu yang tidak
terduga, dia juga menjadi pribadi yang realistis, yang memandang sebuah perkara
dari sudut pandang yang luas.
Dia percaya bahwa Tuhan mengujinya untuk membuatnya naik kelas, menjadi
pribadi yang lebih baik dan menjadi dewasa yang sepenuhnya. Untuk kemudian
melewati rintangan-rintangan berikutnya.
§
Dia
hidup mandiri
Seseorang yang terbiasa hidup sendiri, pasti akan terbiasa melakukan
segala sesuatunya sendiri, meskipun mungkin hal itu harus dipaksakan terlebih
dahulu. Tapi disadari atau tidak, hal ini bisa menjadi salah satu yang
membentuk kedewasaan seseorang.
Kalau kamu saat ini masih belum bisa mandiri, kamu masih belum bisa
melakukan segala sesuatu yang kamu butuhkan dengan tanganmu sendiri, jangan
berharap saat ini kamu sudah memiliki sifat yang disebut dengan dewasa.
Tidak perduli berapapun usiamu, kalau kamu masih menggantungkan suatu
hal kepada orang lain, itu artinya kamu belum dewasa.
Tapi tidak perlu khawatir, semua orang melewati tahapan demi tahapan
yang sama, hanya saja mungkin mereka yang dewasa itu melewati tahapan demi
tahapan lebih cepat dari kamu.
Tidak pernah ada kata terlambat, kamu akan tetap berada disini kalau
kamu tidak mulai melangkahkan kakimu menjadi lebih baik, menjadi seseorang yang
lebih dewasa.
§
Tipe
pendengar yang baik
Entah kenapa, dia yang dewasa justru tidak terlalu banyak berbicara,
sebaliknya dia adalah tipe pendengar yang baik. Sebenarnya orang yang benar-benar
dewasa akan menilai segala hal dari segala sudut pandang.
Hal inilah yang membuatnya menjadi pendengar yang baik, dia akan
berusaha memberikan solusi terbaik dari pemikiran yang luas.
Jika kamu saat ini memiliki teman yang sangat sering kamu minta untuk
mendengarkan curhatanmu, dan bahkan bukan hanya kamu saja yang dengan terbuka
bercerita dengannya.
Itu berarti dia adalah pendengar yang baik, dan mungkin kedewasaannya
lebih darimu.
§
Menanggung
banyak tanggung jawab
Kedewasaan seseorang itu bisa dibuktikan dengan seberapa tanggung jawab
seseorang terhadap hal-hal di sekitarnya. Dan memiliki sikat tanggung jawab itu
tentu saja juga memerlukan tahapan yang cukup panjang.
Dengan terbiasa memikul tanggung jawab, maka seseorang akan lebih
terbiasa, lebih nyaman untuk tetap bertanggung jawab, dan merasa gagal saat
tanggung jawabnya tidak terlaksana.
Itulah kedewasaan, salah satu sikap yang sebenarnya di dukung banyak
sikap lain di belakangnya. Kalau saat ini kamu merasa belum masuk dalam
kriteria seseorang yang memiliki kedewasaan, hanya kamu sendiri yang tau harus
melakukan apa.
§
Berpikir
panjang
Di dalam hidup, permasalahan demi permasalahan akan terus ada, baik
permasalahan kecil yang sederhana ataupun permasalahan besar yang luar biasa.
Ada perbedaan cara penyelesaian masalah yang dilakukan orang dengan kedewasaan.
Seseorang yang memiki sikap kedewasaan tidak pernah menganggap masalah
terlalu besar untuk dihadapi, tapi juga tidak pernah menyepelekan masalah
terlalu kecil untuk dilupakan begitu saja. Baik masalah besar ataupun kecil,
perlu mendapatkan penyelesaian yang sama, prioritas yang sama.
Karena dia tau, masalah kecil bisa saja menjadi besar jika dibiarkan
begitu saja atau mendapatkan perlakuan yang salah. Kedewasaan seseorang itu
adalah tentang pola pikir, pola pikir yang luas dan matang dalam perhitungan.
Mau bagaimanapun juga, sikap kedewasaan perlu dimiliki oleh setiap
orang, termasuk kamu. Karena saat kamu sudah memiliki sikap kedewasaan yang
sebenarnya, kamu akan merasa lebih siap menghadapi dunia.

No comments:
Post a Comment