Memperbaiki Hubungan Keluarga
Keluarga adalah sebuah surga yang tidak pernah dirasakan oleh sebagian
orang. Keluarga sesungguhnya adalah surga bagi mereka yang benar-benar
memahaminya. Tempat bahagia, sedih, dan rindu, semua itu bisa kita curahkan
kepada keluarga.
Keluarga akan tulus menerima apapun segala kekurangan dan kelemahan
kita. Keluarga pula yang merupakan titik seseorang bisa mencapai keberhasilan
dalam hidupnya. Namun perlu Anda tahu bahwa keluarga pula yang menjadi penyebab
seseorang bisa hancur dalam sekejap. Hal itu bisa dimulai saat keutuhan
keluarga retak dan tidak ada kepercayaan antar sesama anggota keluarga.
Apabila keutuhan keluarga mulai retak dan sudah retak, akan sangat sulit
sekali untuk diperbaiki. Perlu pengorbanan hati dan juga jiwa agar bisa
memperbaikinya kembali. Semua itu merupakan hukum alam yang sudah ditetapkan
oleh Tuhan.
Keutuhan keluarga bisa pecah oleh berbagai hal, salah satunya karena
masalah ekonomi. Faktor ekonomilah yang sampai saat ini masih menjadi perdebatan
di banyak keluarga. Faktor ekonomi pula yang bisa mengakibatkan perceraian dan
kehancuran dari sebuah keluarga.
Keluarga yang hancur karena masalah ekonomi, akan sangat sulit untuk
membangunnya dari awal. Karena jika keluarga sudah pecah dan kepercayaan sudah
hilang, semuanya sudah berantakan. Hal inilah yang harus menjadi pupuk awal
dalam membina hubungan rumah tangga.
Dua sepasang kekasih yang hendak membina rumah tangga, harus tahu dan
paham akan hal ini. Jangan sampai hanya karena uang, janji suci yang telah
diucapkan harus hancur begitu saja. Akar permasalahan dari masalah ini yaitu,
ketika sepasang kekasih hendak menikah alangkah baiknya mereka telah mapan
dalam hal ekonomi. Karena ekonomilah yang bisa menopang kelak di kehidupan
rumah tangga.
Menikah tidak hanya butuh cinta saja, melainkan butuh modal yang
nantinya bisa menopang kehidupan rumah tangga. Maka dari itu, jangan
terburu-buru menikah apabila secara ekonomi saja belum mapan. Mungkin bagi
sebagian orang hal ini sepele karena masih ikut orang tua.
Mau sampai kapan suami istri yang sudah menjalin hubungan rumah tangga
ingin ikut terus dengan orang tua. Apakah hanya mengandalkan harta warisan
saja? Harta warisan lama-kelamaan juga akan habis, jadi tidak bisa diharapkan
lagi. Maka dari itu sukseslah terlebih dahulu sebelum menikah, dengan begitu
suami istri bisa menopang rumah tangganya dengan mandiri.
Terkait dengan masalah hubungan rumah tangga yang sudah terlanjur rusak,
marilah bangun kembali sebuah kepercayaan. Sebuah kepercayaan antara anggota
keluarga bisa membantu membangun keluarga itu kembali. Bangunlah keluarga dari
nol dengan sebuah kepercayaan antar sesama anggota keluarganya.
Kepercayaan mungkin hanya sebagian kecil yang diperlukan dalam sebuah
rumah tangga. Namun bagi keluarga yang sudah hancur, faktor kepercayaanlah yang
sangat penting untuk membangunnya kembali. Dengan kepercayaan pula, keluarga
bisa dibangun dengan utuh tanpa adanya pertentangan yang muncul kembali.
Kepercayaan harus dibangun oleh setiap anggota keluarga. Mulai dari
anak, orang tua, dan semua anggota keluarga yang ada di dalamnya. Dengan inilah
keluarga bisa dibangun kembali.
Apalah arti sebuah keluarga tanpa kepercayaan di dalamnya. Kepercayaan
istri kepada suami, suami terhadap istri, orang tua terhadap anaknya, begitupun
sebaliknya. Istri perlu menjadi istri yang percaya pada suaminya. Istri harus
percaya penuh kepada suaminya yang bertanggung jawab sebagai kepala keluarga.
Demikian pula seorang suami juga harus mempercayakan masalah keluarganya kepada
istri. Karena istrilah yang mengurus rumah tangganya selama suami tidak di rumah.
Dengan kekompakan antara istri dan suami inilah seorang anak bisa
percaya penuh kepada orang tuanya. Dengan ini pula keluarga akan hidup rukun
dan juga saling membantu. Apabila sebuah keluarga sedang mengalami masalah
ekonomi, jangan sampai membuat keutuhan keluarga menjadi hancur.
Karena masalah ekonomi pasti ada jalan untuk memecahkannya. Untuk itulah
jangan berharap dengan bercerai atau emosi masalah ekonomi keluarga akan
selesai. Justru ketika masalah ekonomi terjadi, antar sesama anggota keluarga
perlu saling menguatkan. Dan mencari solusi serta jalan terbaik untuk mengatasi
masalah ekonomi tersebut.
Saat kepercayaan sebuah keluarga telah tercipta kembali. Saatnya untuk
mencegah masalah ekonomi datang kembali, dan caranya adalah dengan menabung.
Dengan menabung, akan terkumpul sejumlah dana yang nantinya bisa menjadi solusi
ketika masalah ekonomi datang kembali.
Semua keluarga pasti tidak ingin masalah ekonomi datang lagi menghampiri
keluarganya. Maka dari itu, dengan menabunglah bisa menjadi cara pencegahan
masalah ekonomi datang kembali. Suami dan istri bisa membuat tabungan keluarga
yang anak juga bisa ikut di dalamnya. Orang tua juga perlu mengajarkan kepada
anak akan pentingnya menabung.
Dengan menabung, sedikit demi sedikit modal keluarga akan terkumpul.
Berbagai kebutuhan yang tidak bisa dipenuhi, bisa keluarga penuhi hanya dengan
tabungan. Namun penggunaan tabungan juga perlu bijak, tidak semua kebutuhan
yang diinginkan harus menggunakan tabungan. Karena kegunaan tabungan hanya
sebagai solusi untuk memecahkan kebutuhan yang benar-benar dibutuhkan.
Hidup memang pasang surut bagi setiap keluarga, kadang di atas dan
kadang di bawah. Maka dari itu, setiap orang tidak boleh menyepelekan hidupnya.
Hanya sedang berada di atas lalu foya-foya setiap saat, hal ini tidak boleh
dilakukan. Justru saat berada di atas, seseorang harus peduli denga hidupnya
yang mungkin saja bisa berada di bawah.
Oleh sebab itu, saat berada di atas sebaiknya ingatlah orang-orang yang
berada di bawah. Karena dibalik gemerlap yang kita miliki, masih banyak orang
yang membutuhkan. Untuk itu kita perlu menabung sejak dini dan membantu orang
yang sedang kesusahan.
Semoga dengan sedikit informasi di atas tadi, bisa membantu Anda semua
mencari solusi dalam membangun lagi keutuhan keluarga yang sudah hancur. Namun
juga perlu dilakukan upaya pencegahan agar keluarga yang pernah jatuh, tidak
akan terjadi lagi.

No comments:
Post a Comment