Menunduklah, Tapi Jangan Sampai Terinjak

Menunduklah, Tapi Jangan Sampai Terinjak



Dalam hidup, banyak sekali hal yang perlu dipelajari untuk menjadi seseorang yang jauh lebih baik, bukan hanya untuk orang lain, tapi juga untuk diri sendiri. Kenapa orang lain disebutkan lebih dulu? Karena bermanfaat untuk orang lain adalah harga mati yang tidak bisa dinegosiasi lagi. Tidak ada gunanya anda hidup di dunia, jika tidak bermanfaat untuk orang lain.
Karena Tuhan menciptakan anda dengan tujuan, tidak sembarangan. Selanjutnya anda juga harus berfikir dan belajar bagaimana bisa menjadi diri anda yang terbaik untuk pribadi anda sendiri. Setiap orang di dunia ini pasti memiliki prinsip masing-masing, jika tidak berarti hidupnya tidak akan pernah bisa tersistem dengan baik.
Anda terlahir sebagai kertas kosong yang suci, dengan harga diri yang tak ternilai. Anda adalah ciptaan Tuhan yang sempurna, tentu saja sempurna di atas kekurangan anda masing-masing. Selama hidup anda, anda harus mampu menjaga harga diri anda dengan baik, anda harus memprioritaskan harga diri anda lebih dari apapun.
Alasannya sangat sederhana, karena anda hidup di atas kaki anda sendiri. Jika anda adalah seseorang yang memiliki jiwa yang cukup mandiri dan tidak ingin merepotkan orang lain, maka anda pasti akan berpikir keras bagaimana harga diri anda tetap ada di tahtanya.
Sekalipun anda harus tetap menjaga harga diri anda, anda tidak punya hak untuk menjatuhkan harga diri orang lain. Karena harga diri mereka sama berharganya dengan harga diri anda. Ini adalah salah satu peringatan kenapa dalam hidup itu harus penuh kehati-hatian, terkadang kesalahan kecil yang anda anggap biasa saja, justru menjadi hal yang tidak bisa diterima oleh orang lain.
Jadi menunduklah, tapi jangan sampai terinjak, berbuat baik kepada orang lain adalah sebuah kewajiban yang tidak boleh anda lewatkan. Tidak ada alasan untuk tidak berbuat baik, dan selalu ada pilihan saat anda akan berbuat buruk.
Tapi saat anda berbuat baik dan menundukkan kepala di depan dunia, jangan sampai anda diinjak atau dipecundangi. Semua makhluk hidup diberikan naluri untuk mempertahankan diri, bukan hanya soal fisik, tapi lebih jauh dari itu. Kalau anda tidak percaya, saat anda dituduh melakukan kesalahan yang tidak anda lakukan, anda pasti akan menyangkalnya.
Itu sebenarnya adalah bagian dari menjaga harga diri. Anda tidak pernah salah untuk menjaga harga diri anda, mereka tidak pantas menginjak harga diri anda dengan cara apapun, karena Tuhan memberikan itu untuk anda dengan penuh kepastian, anda akan menjaganya dengan baik.
Pada prakteknya, memang cukup dinamis, karena hidup tidak pernah datar, tidak akan selamanya lurus dan tidak semuanya beralur cerita yang sama. Tapi sekali lagi menunduklah, tapi jangan sampai terinjak.
Terkadang memang cukup sulit menerima keadaan saat anda terluka atau dikecewakan, sampai titik ini saja perasaan anda sudah dijatuhkan, tapi jika anda membalas mereka dengan hal yang sama, itu tidak beda halnya anda membuang harga diri anda sendiri ke dalam tumpukan sampah.
Anda selalu punya pilihan untuk membuat mereka yang merendahkan anda bisa lebih menghargai anda. Hargai apapun yang mereka lakukan untuk anda, baik itu menyenangkan atau sebaliknya. Anda hanya perlu menghargai, jika memang anda tidak bisa terima, anda bisa menyangkalnya.
Itu saja, sederhana dan mudah. Anda wajib menghargai semua hal, itu jika anda ingin dihargai, tapi anda tidak harus menerima semuanya. Jika memang itu bertolak belakang dengan anda, anda bisa menyangkalnya. Seperti yang sudah dijelaskan di atas, manusia tercipta dengan naluri mempertahankan diri.
Itulah pentingnya berprinsip, anda bisa mengikuti alur hidup bersosial dengan baik, tapi anda tidak menjadi bagian rendahan. Keberanian anda mempertahankan diri, dalam hal ini bukan soal fisik saja, akan mengangkat harga diri anda, anda akan lebih dihargai sebagai manusia yang berpengaruh, berpendirian dan tidak layak direndahkan.
Sejatinya semua orang di dunia ini sama sekali tidak ingin direndahkan, semuanya berharap bisa menjadi titik dimana semua orang bisa menganggapnya sebagai hal yang pantas dihargai dan dihormati.
Tapi sayangnya tidak semua orang bisa sampai pada titik tersebut. Sebagai manusia yang notabennya adalah makhluk sosial, semua orang wajib menghormati dan menghargai orang lain. Jadi anda juga demikian, anda wajib menghormati dan menghargai orang lain, tapi anda perlu ingat, anda juga punya hak untuk mendapatkan penghormatan dan penghargaan, jadi menunduklah, tapi jangan sampai terinjak.
Anda harus benar-benar mengerti kapan waktunya anda harus menurunkan diri anda ke posisi yang lebih bawah dan kapan anda harus mengangkat diri anda sendiri. Sebenarnya hanya di situ kuncinya.
Jika anda ingin dihargai, tentu saja anda harus benar-benar layak untuk itu. Bagaimana bisa anda berada di titik itu, jika selama ini anda membiarkan orang lain merendahkan harga diri anda.
Tapi anda juga tidak akan ada di titik itu jika anda tidak bisa menghargai orang lain. Intinya, ada banyak hal yang harus anda pertimbangkan untuk sebuah perkara, anda harus mementingkan orang lain, tapi jangan sampai mengabaikan kepentingan anda sendiri.
Berbuat baik memang sangat dianjurkan dan tidak pernah ada yang melarangnya, tapi jangan sampai karena berbuat baik anda harus mengorbankan martabat dan harga diri anda.
Dalam perjalanan hidup seseorang, pasti akan sering mengalami berbagai hal yang mungkin membuatnya berada di bawah. Sebisa mungkin jangan sampai anda ada di posisi itu, tapi jangan sampai anda terjebak dalam zona keangkuhan.

No comments:

Post a Comment