Jangan Hanya Melihat Sesuatu Dari Apa Yang Terlihat, Tanpa Memahaminya Lebih Dalam

Jangan Hanya Melihat Sesuatu Dari Apa Yang Terlihat, Tanpa Memahaminya Lebih Dalam




Di dunia ini, segala sesuatu selalu menjadi tanda tanya. Tuhan menciptakan manusia dengan perasaan dan juga pikiran. Hal ini membuat manusia selalu memiliki penilaian dan juga pemikiran tentang suatu hal.
Hal ini juga yang tidak selamanya benar, terkadang penilaian seseorang tentang sesuatu itu justru salah. Karena tidak banyak orang yang menilai sesuatu setelah memahami hal itu. Banyak orang yang menilai sesuatu hanya dari apa yang dia lihat saja.
Jadi jangan hanya melihat seseuatu dari apa yang terlihat, tanpa memahaminya lebih dalam. Meskipun memang pada kenyataannya apa yang terlihat adalah bukti yang paling nyata, tapi anda tetap tidak bisa langsung melontarkan sebuah penilaian tanpa memahami lebih dalam tentang apa yang anda lihat.
Banyak contoh yang bisa anda ambil dari hal ini, misalnya saja saat anda menilai seseorang. Orang yang anda lihat belum tentu seperti kelihatannya. Oleh sebab itu juga, sebaiknya anda tidak menilai atau menjustifikasi seseorang tanpa mengenalnya lebih dalam.
Bagaimanapun juga, anda bukan Tuhan, untuk menyimpulkan penilaian, anda harus jauh memahaminya lebih dalam dan mungkin membutuhkan waktu. Kenyataannya saat ini banyak sekali hal yang berpura-pura, apa yang terlihat baik belum tentu benar-benar baik.
Meskipun hal ini tidak lantas membuat anda menjadi berpikiran negatif tentang hal tersebut, tetapi setidaknya membuat anda tidak sembarangan dalam membuat penilaian.
Di dalam hidup ini, berpura-pura sudah menjadi satu hal yang banyak dilakukan. Apa yang dikatakan di depan anda, mungkin saja berbeda saat di belakang anda. Seperti yang sudah sedikit dijelaskan di atas, hal ini tidak lantas membuat anda berpikiran buruk tentang seseorang.
Akan tetapi membuat anda lebih berhati-hati untuk menarik sebuah kesimpulan tentang suatu hal, terutama saat menilai seseorang. Demikian halnya juga saat anda bertemu dengan seseorang yang berpenampilan buruk, sebaiknya anda tidak lantas menarik kesimpulan bahwa hatinya juga seburuk penampilannya.
Hal ini mendorong anda untuk tetap berpikir positif pada semua hal. Kedua hal ini harus berjalan seiringan, sehingga anda bisa menjadi pribadi yang lebih bijak dalam menyikapi sesuatu, menjadi lebih bijak saat menilai sesuatu.
Meskipun orang lebih percaya dari apa yang terlihat, dibandingkan apa yang dikatakan, tetapi seharusnya juga tidak lantas percaya begitu saja. Selalu ada kemungkinan dua hal di dunia ini, benar dan salah. Jadi saat anda menarik sebuah kesimpulan tentang suatu hal, hasilnya hanya dua, benar atau salah.
Benar dan salah sama-sama memiliki nilai yang sama, ini seharusnya membuat anda benar-benar mempertimbangkan apa yang anda simpulkan. Dan yang pasti jangan hanya menilai sesuatu dari apa yang terlihat, tanpa memahaminya lebih dalam.
Pemahaman yang dalam tentang suatu hal akan membuat anda lebih bijak dalam menentukan sikap. Menentukan sikap sama halnya dengan memberikan keputusan, saat anda bersikap juga tidak selamanya benar, karena terkadang juga sikap anda salah.
Hal ini juga yang seharusnya membuat anda lebih berhati-hati dalam bersikap, terutama untuk menyikapi segala hal yang anda lihat. Pemahaman yang matang juga akan membuat pengambilan sikap anda lebih mudah.
Karena kenyataannya orang yang tidak sembarangan menilai sesuatu, orang yang selalu berpikir panjang dalam menyikapi suatu hal, adalah orang yang lebih bijak dalam hidup.
Coba anda lihat buah durian, dari kulitnya saja sudah tidak bagus. Berduri dan bisa saja menyakiti anda, dilihat dari isi buahnya juga tidak terlalu mengundang selera, tapi kenapa durian menjadi salah satu buah yang disukai banyak orang? Dan harganya jauh lebih mahal dari buah-buahan lain?
Justru banyak buah yang penampilannya jauh lebih baik dari durian, tapi harganya tidak semahal durian. Ini berarti apa yang terlihat saja tidak bisa dijadikan landasan untuk menyimpulkan sebuah penilaian. Dunia ini terlalu luas untuk ditarik kesimpulan dari yang terlihat, karena manusia memiliki keterbatasan dalam melihat, manusia tidak akan bisa langsung melihat isi yang sebenarnya, tanpa membukanya terlebih dahulu.
Satu hal yang perlu anda pertimbangkan adalah saat hendak menilai seseorang, jangan sekalipun anda menyimpulkan penilaian hanya apa yang terlihat darinya. Saat ini banyak sekali orang berdasi, berpakaian rapi, menjadi pemimpin, tapi kenyataannya berdusta, korupsi dan lain-lain. Dan tidak jarang juga orang yang berpenampilan sangat buruk, tapi justru hatinya jauh lebih baik.
Itulah yang bisa menjadi bahan pertimbangan anda dalam menilai seseorang. Jangan hanya menilai sesuatu dari apa yang terlihat, tanpa memahaminya lebih dulu. Itu terlalu sulit untuk dilakukan oleh manusia. Yang perlu anda lakukan adalah berhati-hati dan tidak mudah terlena dengan suatu hal. Tapi jangan sampai juga lantas membuat anda dipenuhi prasangka buruk tentang semua hal.
Seperti yang sudah sedikit dijelaskan di atas, bersikap hati-hati dan berpikir positif harus berjalan dengan seimbang dan beriringan. Saat anda dipenuhi sikap yang terlalu hati-hati, hubungan anda dalam bersosialisasi juga tidak baik, sebaliknya jika anda terlalu mengedepankan pemikiran positif, hal ini juga bisa menjadi bumerang untuk anda.
Manusia diciptakan dengan segenap perasaan dan pemikiran yang kompleks. Masing-masing orang memiliki kepribadian yang berbeda, masing-masing orang diberikan pemikiran untuk berstrategi dalam hidupnya, jadi anda jangan terlalu mudah menarik kesimpulan dari apa yang anda lihat.
Di balik satu hal yang anda lihat, ada jutaan hal yang tidak terlihat, entah itu hal baik atau sebaliknya. Anda harus menjadi manusia yang cerdas dengan berhati-hati, menjadi manusia yang toleran dengan berpikir positif, dan menjadi orang yang bijak dengan tidak hanya menilai sesuatu dari apa yang terlihat.


No comments:

Post a Comment