Metamorfosa Kupu-kupu, Perubahan Menuju Sesuatu Yang Lebih Baik
Manusia memiliki tahap demi tahap yang harus dilewati di dalam hidupnya.
Sejak seseorang dilahirkan hingga pada saat dia meninggal, pasti banyak
perubahan yang terjadi di dalam hidupnya. Perubahan itu bisa terjadi dengan perubahan
yang lebih baik atau sebaliknya.
Seperti kupu-kupu, perubahan harusnya menuju sesuatu yang lebih baik,
lebih indah dan lebih tinggi. Kamu bisa belajar dari metamorfosa kupu-kupu,
sebelum sampai pada titik menjadi kupu-kupu yang indah, dan bisa terbang kemana
saja, terlebih dahulu akan menjalani masa yang sulit dan masa pada titik
rendah.
Saat masih menjadi ulat, banyak orang yang akan mengculkannya, atau
bahkan membuangnya karena dianggap menakutkan. Setelah pada tahap itu selesai,
dia harus menjalani beberapa waktu untuk menunggu perubahannya sebelum
bermetamorfasa sebagai kupu-kupu.
Belajar dari hal itu, seharusnya kamu bisa berubah semakin hari semakin
baik. Pada titik tertentu kamu pernah berada di titik terendah dan dikucilkan
orang lain, seharusnya tidak lantas membuat kamu menyerah dan memasrahkannya
begitu saja.
Masih ada banyak jalan yang bisa kamu lakukan untuk lebih diakui, selalu
ada cara untuk diupayakan jika kamu memang ingin menjadi lebih baik. Upaya yang
kamu lakukan tidak akan membohongi hasilnya nanti. Jika sampai di titik
terendah kamu justru berhenti, maka selamanya kamu tidak akan pernah merasakan
bagaimana rasanya ada di titik tertinggi.
Saat masih menjadi seekor ulat, dia (kupu-kupu) berada di titik yang
rendah, dimana hidupnya benar-benar tidak diinginkan dan bahkan terancam.
Kemudian saat menjalani proses sebagai kepompong, hidup dia benar-benar keras,
bahaya selalu mengintai dan tanpa pertahanan ataupun kebebasan dalam bergerak
dan berupaya.
Tapi setelah itu semua terlewati, dia akan menjadi kupu-kupu yang indah
dan bisa terbang kemana saja, dia tidak lagi kesusahan untuk menikmati indahnya
dunia. Itulah metamorfosa kupu-kupu yang sejatinya bisa kamu jadikan sebagai
motivasi terbesar untuk bisa menjadi pribadi yang jauh lebih baik dan lebih
baik lagi, hingga pada titik dimana kamu bisa menjadi yang terbaik. Saat itulah
kamu bisa benar-benar menikmati dunia, saat dimana semua orang bisa
menganggapmu.
Lantas siapa yang bisa membuatmu memiliki metamorfosa kupu-kupu? Tentu
saja adalah diri kamu sendiri, kamu tidak bisa mengandalkan orang lain untuk
setiap perubahan di dalam hidupmu. Sekeras apapun orang lain memintamu untuk
bisa berubah menjadi lebih baik, akan sia-sia saja jika kamu sendiri tidak
menginginkannya.
Namun kamu harus ingat satu hal, tahapan demi tahapan untuk berubah
menjadi lebih baik tidak selamanya mudah, mungkin juga kamu membutuhkan orang
lain untuk mendukung perubahanmu, tapi tetap yang menjadi pemeran utama dalam
perubahanmu adalah dirimu sendiri.
Bahkan mungkin kupu-kupu jika diberikan pilihan tidak ingin ada sebagai
ulat terlebih dahulu, atau menjalani tahapan perubahannya saat menjadi
kepompong. Kupu-kupu ingin terlahir sebagai kupu-kupu, sebagai sesuatu yang
indah, bersayap dan bisa terbang bebas dimana saja.
Tapi ini adalah tahapan hidup yang memang harus dijalani. Tidak ada
seorangpun yang terlahir langsung berada dititik puncak, selalu ada tahapan
yang harus dilewati menuju titik itu. Ini bukan hanya persoalan yang terlihat,
tapi mencakup dari dalam kepribadianmu.
Perubahan yang lebih baik bukanlah sebuah pilihan yang bisa kamu
tinggalkan, sejatinya jika kamu memahaminya, ini adalah kewajiban yang harus
kamu lakukan. Semakin hari, saat semua orang menuju perubahan yang lebih baik
dan menjalani metamorfosa kupu-kupu, tidak mungkin kamu hanya berdiam diri dan
berharap ada tumpangan menuju titik puncak.
Tuhan memang bisa melakukan apa saja, tidak ada keajaiban yang mustahil
untuk Tuhan, tetapi sebagai manusia yang bijak kamu tidak boleh sama sekali
menunggu keajaiban. Kamu perlu mengupayakan segala hal untuk mencapai tujuan
kamu sendiri, selebihnya kamu bisa mendukung usahamu dengan berdoa kepada Tuhan
untuk mempermudah semua yang kamu upayakan.
Kamu perlu ingat satu hal, bahwa semua manusia di dunia ini akan
melakukan perubahan yang sama, dengan belajar dari metamorfosa kupu-kupu. Semua
orang pasti pernah berada dalam titik terendah di dalam hidupnya, tapi tekad
dan keyakinannya yang membuatnya bertahan dan fokus pada metemorfosa kupu-kupu.
Saat semua orang percaya akan ada titik puncak yang akan dicapai, kenapa kamu
tidak? Mereka sama sepertimu, yang membedakan hanyalah apa yang diupayakan.
Jika kamu berupaya untuk menjadi lebih baik setiap waktu, maka pada
titik tertentu kamu akan benar-benar menjadi sesuatu yang akan benar-benar
dihargai semua orang. Titik dimana kamu berada di titik puncak, atau setidaknya
bukan titik terbawah di dalam hidupmu.
Perubahan baik mungkin saja butuh waktu, butuh perjuangan dan
pengorbanan, tapi semua orang melewatinya, kenapa kamu tidak? Kamu bisa saja
berhenti di titik kamu saat ini, tapi jangan pernah sesali jika semua orang
sudah jauh di depan kamu. Atau kamu bisa memilih untuk tetap berjalan atau
bahkan berlari untuk menjadi pribadi yang lebih baik, untuk mengikuti jejak
metamorfosa kupu-kupu.
Segala hal baik selalu tidak mudah dilakukan, selalu tidak mudah
diwujudkan, tapi harus dilakukan dan harus terjadi. Itu adalah tekad yang
seharusnya tertanam dalam di hati dan jiwamu.
Saat kamu terbiasa melakukan perubahan baik, kamu akan sampai pada titik
terbiasa. Terbiasa berbuat baik, terbiasa menjadi lebih baik, dan kamu tidak
akan merasa sulit untuk melakukan hal baik.
Pada saat itulah perubahan kamu benar-benar ada di titik puncak, dimana
kamu tidak lagi memikirkan cara untuk berubah menjadi lebih baik, tapi kamu
melakukannya dengan senang hati dan bahkan tanpa disadari, seperti metamorfosa
kupu-kupu, yang terbiasa berjuang untuk bisa menjadi sesuatu yang lebih
dihargai dan sesuatu yang bisa terbang tinggi.

No comments:
Post a Comment